Beli Asuransi Bonus Tabungan
Membeli asuransi di jaman kekinian atau jaman now sekarang sangat diperlukan, Mengapa? karena semakin hari risiko itu bisa datang kapan kapan saja. Baru-baru ini saya mendapat kabar ada orang meninggal di tempat fitnes / gym yang sekitar usianya masih 40 tahunan, dan mempunyai anak yang masih kecil. Terkena serangan jantung, jadi penyakit kritis atau risiko sekarang juga tidak pandang umur, tidak pandang orang. Orang yang rajin olahraga yang notabene ingin menjaga kesehatan dengan cara olahraga rutin pun bisa meninggal kapan saja. Pada intinya semuanya ini adalah Misteri Ilahi. Tapi Tuhan juga menyuruh umatnya untuk mawas diri.
Payung diciptakan untuk melindungi kita dari hujan, bukan berarti kita tidak basah dari air hujan, karena cipratan-cipratan air hujan bisa datang kapan saja, air-bag kendaraan diciptakan untuk meredam dari benturan bukan untuk menghindari dari benturan tetap saja masih ada rasa sakit dari benturan dengan air-bag. Begitu juga dengan asuransi, asuransi diciptakan bukan untuk terhindar dari sakit-penyakit, bukan untuk terhindar dari kematian tapi asuransi diciptakan untuk melindungi kita dari berbagai macam risiko, banyak cara untuk melindungi dari berbagai macam risiko, asuransi adalah salah satunya saja.
Sudahkan anda mempunyai asuransi?
Iya sering kali dalam prospek saya selalu menganjurkan terlebih yang utama adalah proteksi jiwa, baru berinvestasi. Mengapa? Karena semua orang pasti meninggal bukan? Dan pentingnya proteksi jiwa adalah untuk melindungi keluarga terkasih yang ditinggalkan, ketika kita sudah memenuhi hal ini barulah saya menyarankan tergantung dari kebutuhan nasabah. Ada yang suka menyiapkan dana pensiun, ada yang suka menabung untuk jalan-jalan. Akan ada analisa kebutuhan dalam hal ini.
Waktunya beli asuransi bonus tabungan, ya seperti di artikel saya sebelumnya tentang unit link, inilah dimaksud membeli asuransi bonus tabungan. Ketika nasabah sudah tahu berapa sih perlindungan jiwa yang dibutuhkan, dan terbentuklah sebuah premi sekian, ketika kita menaruh proteksi kita di asuransi karena dana kita di taruh di unit link maka premi yang dibayarkan pun akan ditaruh di investasi / saham. Sesuai dengan porsi yang disampaikan diawal misal pada tahun pertama premi yang disetorkan akan dialokasikan 30% ke investasi, tahun kedua 45% dan seterusnya sesuai dengan produk yang kita beli. Hal ini yang paling sering di salah fahami bahwa menabung di asuransi itu seperti di bank, menaruh di bank 10 juta uang kita ya 10 juta, dengan dipotong biaya administrasi 15 rb biasanya. Beda dengan menaruh dana di asuransi karena tujuan kita membeli asuransi adalah untuk proteksi jiwa maka investasi itu adalah bonusnya.
Masih bingung? Tuliskan komentar dibawah ini, atau silakan kontak saya bisa via WA / email untuk bisa saling berdiskusi.
#JadiAndalan, #KenapaNunggu, #Mlifepreneur
Butuh penjelasan lebih lanjut?
Konsultasikan kebutuhan proteksi dan perencanaan keuangan Anda dengan saya — gratis dan tanpa komitmen.
Chat WhatsApp Sekarang
Suryo Nugroho
Manulife Life Planner
Perencana keuangan dan agen asuransi Manulife di Malang yang membantu Anda memahami asuransi jiwa dan perencanaan keuangan dengan bahasa yang mudah.
Artikel Terkait
Dana Darurat vs Asuransi: Beda Fungsi, Dua-duanya Perlu
Mitos vs Fakta Asuransi yang Sering Bikin Salah Kaprah
Bongkar 7 mitos asuransi paling populer — dari "asuransi itu penipuan" sampai "sudah punya BPJS tidak perlu asuransi" —...
Asuransi Kesehatan untuk Orang Tua Lanjut Usia: Pilihan & Tips
Cara Baca Ilustrasi Polis Asuransi Agar Tidak Salah Paham
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Tulis Komentar
Komentar dimoderasi sebelum tampil.
Disclaimer: Artikel ini bersifat edukasi dan bukan rekomendasi produk. Keputusan finansial tetap menjadi tanggung jawab pembaca. PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia berizin dan diawasi OJK.